Asal Mula Bahasa Indonesia dari segi bahasa yang digunakan
Bahasa Indonesia adalah Bahasa Melayu, sebuah Bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern, paling tidak dalam bentuk informalnya. Bentuk bahasa sehari-hari ini sering dinamai dengan istilah Melayu Pasar. Jenis ini sangat lentur sebab sangat mudah dimengerti dan ekspresif, dengan toleransi kesalahan sangat besar dan mudah menyerap istilah-istilah lain dari berbagai bahasa yang digunakan para penggunanya.
Bentuk yang lebih resmi, disebut Melayu Tinggi, pada masa lalu digunakan kalangan keluarga kerajaan di sekitar Sumatera, Malaya, dan Jawa. Bentuk bahasa ini lebih sulit karena penggunaannya sangat halus, penuh sindiran, dan tidak seekspresif Bahasa Melayu Pasar.
Pemerintah kolonial Belanda yang menganggap kelenturan Melayu Pasar mengancam keberadaan bahasa dan budaya Belanda berusaha meredamnya dengan mempromosikan Bahasa Melayu Tinggi, di antaranya dengan penerbitan karya sastra dalam Bahasa Melayu Tinggi oleh Balai Pustaka. Tetapi Bahasa Melayu Pasar sudah telanjur diambil oleh banyak pedagang yang melewati Indonesia.
Bahasa Melayu di Indonesia kemudian digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan), namun pada waktu itu belum banyak yang menggunakannya sebagai bahasa ibu. Biasanya masih digunakan bahasa daerah (yang jumlahnya bisa sampai sebanyak 360).
Awal penciptaan Bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa bermula dari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Di sana, pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, dicanangkanlah penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk negara Indonesia pascakemerdekaan. Soekarno tidak memilih bahasanya sendiri, Jawa (yang sebenarnya juga bahasa mayoritas pada saat itu), namun beliau memilih Bahasa Indonesia yang beliau dasarkan dari Bahasa Melayu yang dituturkan di Riau.
Bahasa Melayu Riau dipilih sebagai bahasa persatuan Negara Republik Indonesia atas beberapa pertimbangan sebagai berikut:
1. Jika bahasa Jawa digunakan, suku-suku bangsa atau puak lain di Republik Indonesia akan merasa dijajah oleh suku Jawa yang merupakan puak (golongan) mayoritas di Republik Indonesia.
2. Bahasa Jawa jauh lebih sukar dipelajari dibandingkan dengan bahasa Melayu Riau. Ada tingkatan bahasa halus, biasa, dan kasar yang dipergunakan untuk orang yang berbeda dari segi usia, derajat, ataupun pangkat. Bila pengguna kurang memahami budaya Jawa, ia dapat menimbulkan kesan negatif yang lebih besar.
3. Bahasa Melayu Riau yang dipilih, dan bukan Bahasa Melayu Pontianak, atau Banjarmasin, atau Samarinda, atau Maluku, atau Jakarta (Betawi), ataupun Kutai, dengan pertimbangan pertama suku Melayu berasal dari Riau, Sultan Malaka yang terakhirpun lari ke Riau selepas Malaka direbut oleh Portugis. Kedua, ia sebagai lingua franca, Bahasa Melayu Riau yang paling sedikit terkena pengaruh misalnya dari bahasa Tionghoa Hokkien, Tio Ciu, Ke, ataupun dari bahasa lainnya.
4. Pengguna bahasa Melayu bukan hanya terbatas di Republik Indonesia. Pada tahun 1945, pengguna bahasa Melayu selain Republik Indonesia masih dijajah Inggris. Malaysia, Brunei, dan Singapura masih dijajah Inggris. Pada saat itu, dengan menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan, diharapkan di negara-negara kawasan seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura bisa ditumbuhkan semangat patriotik dan nasionalisme negara-negara jiran di Asia Tenggara.
Dengan memilih Bahasa Melayu Riau, para pejuang kemerdekaan bersatu lagi seperti pada masa Islam berkembang di Indonesia, namun kali ini dengan tujuan persatuan dan kebangsaan.
Bahasa Indonesia yang sudah dipilih ini kemudian distandardisasi (dibakukan) lagi dengan nahu (tata bahasa), dan kamus baku juga diciptakan. Hal ini sudah dilakukan pada zaman Penjajahan Jepang.
Perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan peristiwa-peristiwa penting
Perinciannya sebagai berikut:
1. Pada tahun 1901 disusunlah ejaan resmi Bahasa Melayu oleh Ch. A. van Ophuijsen dan ia dimuat dalam Kitab Logat Melayu.
2. Pada tahun 1908 Pemerintah mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur (Taman Bacaan Rakyat), yang kemudian pada tahun 1917 ia diubah menjadi Balai Pustaka. Balai itu menerbitkan buku-buku novel seperti Siti Nurbaya dan Salah Asuhan, buku-buku penuntun bercocok tanam, penuntun memelihara kesehatan, yang tidak sedikit membantu penyebaran bahasa Melayu di kalangan masyarakat luas.
3. Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan saat-saat yang paling menentukan dalam perkembangan bahasa Indonesia karena pada tanggal itulah para pemuda pilihan mamancangkan tonggak yang kukuh untuk perjalanan bahasa Indonesia.
4. Pada tahun 1933 secara resmi berdirilah sebuah angkatan sastrawan muda yang menamakan dirinya sebagai Pujangga Baru yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana dan kawan-kawan.
5. Pada tarikh 25-28 Juni 1938 dilangsungkanlah Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Dari hasil kongres itu dapat disimpulkan bahwa usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia telah dilakukan secara sadar oleh cendekiawan dan budayawan Indonesia saat itu.
6. Pada tanggal 18 Agustus 1945 ditandatanganilah Undang-Undang Dasar RI 1945, yang salah satu pasalnya (Pasal 36) menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
7. Pada tanggal 19 Maret 1947 diresmikan penggunaan Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) sebagai pengganti Ejaan van Ophuijsen yang berlaku sebelumnya.
8. Kongres Bahasa Indonesia II di Medan pada tarikh 28 Oktober s.d. 2 November 1954 juga salah satu perwujudan tekad bangsa Indonesia untuk terus-menerus menyempurnakan bahasa Indonesia yang diangkat sebagai bahasa kebangsaan dan ditetapkan sebagai bahasa negara.
Sumber referensi : http://wyoeholic.wordpress.com/2009/10/18/perkembangan-bahasa-indonesia/
Senin, 09 Januari 2012
Dialek dan Ragam Bahasa
Pada keadaannya bahasa Indonesia menumbuhkan banyak varian yaitu varian menurut pemakai yang disebut sebagai dialek dan varian menurut pemakaian yang disebut sebagai ragam bahasa.
Dialek dibedakan atas hal ihwal berikut:
Dialek regional, yaitu rupa-rupa bahasa yang digunakan di daerah tertentu sehingga ia membedakan bahasa yang digunakan di suatu daerah dengan bahasa yang digunakan di daerah yang lain meski mereka berasal dari eka bahasa. Oleh karena itu, dikenallah bahasa Melayu dialek Ambon, dialek Jakarta (Betawi), atau bahasa Melayu dialek Medan.
Dialek sosial, yaitu dialek yang digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu atau yang menandai tingkat masyarakat tertentu. Contohnya dialek wanita dan dialek remaja.
Dialek temporal, yaitu dialek yang digunakan pada kurun waktu tertentu. Contohnya dialek Melayu zaman Sriwijaya dan dialek Melayu zaman Abdullah.
Idiolek, yaitu keseluruhan ciri bahasa seseorang. Sekalipun kita semua berbahasa Indonesia, kita masing-masing memiliki ciri-ciri khas pribadi dalam pelafalan, tata bahasa, atau pilihan dan kekayaan kata.
Ragam bahasa dalam bahasa Indonesia berjumlah sangat banyak dan tidak terhad. Maka itu, ia dibagi atas dasar pokok pembicaraan, perantara pembicaraan, dan hubungan antarpembicara.
Ragam bahasa menurut pokok pembicaraan meliputi:
ragam undang-undang
ragam jurnalistik
ragam ilmiah
ragam sastra
Ragam bahasa menurut hubungan antarpembicara dibagi atas:
ragam lisan, terdiri dari:
ragam percakapan
ragam pidato
ragam kuliah
ragam panggung
ragam tulis, terdiri dari:
ragam teknis
ragam undang-undang
ragam catatan
ragam surat-menyurat
Dalam kenyataannya, bahasa baku tidak dapat digunakan untuk segala keperluan, tetapi hanya untuk:
komunikasi resmi
wacana teknis
pembicaraan di depan khalayak ramai
pembicaraan dengan orang yang dihormati
Selain keempat penggunaan tersebut, dipakailah ragam bukan baku.
Sumber referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia
Dialek dibedakan atas hal ihwal berikut:
Dialek regional, yaitu rupa-rupa bahasa yang digunakan di daerah tertentu sehingga ia membedakan bahasa yang digunakan di suatu daerah dengan bahasa yang digunakan di daerah yang lain meski mereka berasal dari eka bahasa. Oleh karena itu, dikenallah bahasa Melayu dialek Ambon, dialek Jakarta (Betawi), atau bahasa Melayu dialek Medan.
Dialek sosial, yaitu dialek yang digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu atau yang menandai tingkat masyarakat tertentu. Contohnya dialek wanita dan dialek remaja.
Dialek temporal, yaitu dialek yang digunakan pada kurun waktu tertentu. Contohnya dialek Melayu zaman Sriwijaya dan dialek Melayu zaman Abdullah.
Idiolek, yaitu keseluruhan ciri bahasa seseorang. Sekalipun kita semua berbahasa Indonesia, kita masing-masing memiliki ciri-ciri khas pribadi dalam pelafalan, tata bahasa, atau pilihan dan kekayaan kata.
Ragam bahasa dalam bahasa Indonesia berjumlah sangat banyak dan tidak terhad. Maka itu, ia dibagi atas dasar pokok pembicaraan, perantara pembicaraan, dan hubungan antarpembicara.
Ragam bahasa menurut pokok pembicaraan meliputi:
ragam undang-undang
ragam jurnalistik
ragam ilmiah
ragam sastra
Ragam bahasa menurut hubungan antarpembicara dibagi atas:
ragam lisan, terdiri dari:
ragam percakapan
ragam pidato
ragam kuliah
ragam panggung
ragam tulis, terdiri dari:
ragam teknis
ragam undang-undang
ragam catatan
ragam surat-menyurat
Dalam kenyataannya, bahasa baku tidak dapat digunakan untuk segala keperluan, tetapi hanya untuk:
komunikasi resmi
wacana teknis
pembicaraan di depan khalayak ramai
pembicaraan dengan orang yang dihormati
Selain keempat penggunaan tersebut, dipakailah ragam bukan baku.
Sumber referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia
Cara Membuat Makalah
Cara Membuat Makalah memang bisa terbilang sulit, tapi itu dulu, dengan kemajuan zaman saat ini segalah sesuatu yang kita cari sudah mulai mudah termasuk contoh makalah dan cara membuat makalah tersebut. Cara membuat makalah dengan mudah anda bisa langsung ke Internet karna segala sesuatu yang anda cari sudah pasti ada, tinggal mengetik apa yang anda cari.
Cara membuat makalah tentu bisa anda buat dengan mudah di internet, karna di internet cara membuat makalah pasti sangat lengkap untuk anda contoh. Atau yang lebih mudah lagi anda juga bisa langsung lihat dibawah, karna dibawah juga telah saya posting tentang cara membuat makalah yang benar dan tepat. yang mungkin salah satu anda cari. Mungkin adanya contoh makalah yang saya sediakan juga berguna buat anda.
Pendahuluan.
- Isi.
- Kesimpulan.
Petanyaannya, bagaimana kalau di syaratkan untuk menulis makalah lebih detail? Beberapa bagian dari BAB inti ini bisa kita kembangkan menjadi lebih detail seperti berikut ini:
1. Pendahuluan
Pendahuluan ini dapat di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Logo dan judul penulisan. Biasanya hanya berupa logo dan judul makalah.
2. Kata Pengantar. Tidak mutlak terkecuali ada beberapa orang yang meminta penulisan sub ini.
3. Latar belakang Masalah. Akan sangat baik hasilnya dan mudah di mengerti oleh orang lain apabila anda menulis latar belakang masalah. Misalnya anda menulis makalah tentang pengaruh kebiasaan merokok, maka latar belakang ini bisa di isi dengan alasan kenapa anda menulis makalah tersebut.
4. Rumusan Masalah. Sub ini hampir sama dengan latar belakang masalah, bedanya pada sub ini sebaiknya di isi dengan alasan penulisan makalah dan solusi apa yang akan anda berikan. Kalau bisa di tambahkan juga batasan agar tinjauan pustaka tidak melebar kemana-mana dan hanya fokus pada bagian tertentu.
5. Tujuan Penulisan. Seperti judulnya cukup tuliskan tujuan penulisan makalah. Contohnya untuk tugas dan lain sebagainya.
2. Isi
Ketika masuk pada isi kita dapat membagi BAB ini menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Tinjauan Pustaka. Pada penulisan makalah biasanya bagian ini yang paling sering banyak orang kesulitan. Sebenarnya mudah saja anda harus membuat batasan terlebih dahulu di rumusan masalah agar tinjauan pustaka yang anda sajikan tidak melebar dan memenuhi syarat makalah.
2. Data. Bagian ini biasanya optional kalaupun ada sebaiknya di masukkan karena data ini bisa mendukung kebenaran penulisan makalah anda.
3. Kesimpulan
Setelah isi makalah terpenuhi saatnya kita membuat kesimpulan yang masih bisa lagi di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Metodologi Penelitian. Pada sub ini anda harus menuliskan metodologi penelitian. Bahasa mudahnya metodologi penelitian adalah metode/cara yang anda gunakan untuk mengumpulkan informasi/data yang anda masukkan kedalam makalah anda. Ada beberapa jenis metodologi contohnya: Historis, Deskriptif, Perkembangan, Kasus dan penelitian lapangan, Korelasional, Ekperimental, Tindakan, dan lain-lain.
2. Pembahasan. Sub ini biasanya optional, berbeda kalau anda merasa perlu atau terpaksa menulis tentang pembahasan (biasanya tugas kuliah).
3. Kesimpulan. Cukup tuliskan kesimpulan dari makalah yang anda tulis.
4. Kritik dan Saran. Pada sub ini anda harus menulis kritik dan saran, selain kedua hal itu anda bisa menuliskan solusi/cara penyelesaian yang terbaik menurut anda.
5. Daftar Pustaka. Tuliskan semua sumber penulisan anda disini (seperti credit/copyright).
6. Lembar Pengesahan. Optional, biasanya tidak di perlukan.
Sumber referensi : http://jadusarae.blogspot.com/2011/07/cara-membuat-makalah-format-penulisan.html
Cara membuat makalah tentu bisa anda buat dengan mudah di internet, karna di internet cara membuat makalah pasti sangat lengkap untuk anda contoh. Atau yang lebih mudah lagi anda juga bisa langsung lihat dibawah, karna dibawah juga telah saya posting tentang cara membuat makalah yang benar dan tepat. yang mungkin salah satu anda cari. Mungkin adanya contoh makalah yang saya sediakan juga berguna buat anda.
Pendahuluan.
- Isi.
- Kesimpulan.
Petanyaannya, bagaimana kalau di syaratkan untuk menulis makalah lebih detail? Beberapa bagian dari BAB inti ini bisa kita kembangkan menjadi lebih detail seperti berikut ini:
1. Pendahuluan
Pendahuluan ini dapat di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Logo dan judul penulisan. Biasanya hanya berupa logo dan judul makalah.
2. Kata Pengantar. Tidak mutlak terkecuali ada beberapa orang yang meminta penulisan sub ini.
3. Latar belakang Masalah. Akan sangat baik hasilnya dan mudah di mengerti oleh orang lain apabila anda menulis latar belakang masalah. Misalnya anda menulis makalah tentang pengaruh kebiasaan merokok, maka latar belakang ini bisa di isi dengan alasan kenapa anda menulis makalah tersebut.
4. Rumusan Masalah. Sub ini hampir sama dengan latar belakang masalah, bedanya pada sub ini sebaiknya di isi dengan alasan penulisan makalah dan solusi apa yang akan anda berikan. Kalau bisa di tambahkan juga batasan agar tinjauan pustaka tidak melebar kemana-mana dan hanya fokus pada bagian tertentu.
5. Tujuan Penulisan. Seperti judulnya cukup tuliskan tujuan penulisan makalah. Contohnya untuk tugas dan lain sebagainya.
2. Isi
Ketika masuk pada isi kita dapat membagi BAB ini menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Tinjauan Pustaka. Pada penulisan makalah biasanya bagian ini yang paling sering banyak orang kesulitan. Sebenarnya mudah saja anda harus membuat batasan terlebih dahulu di rumusan masalah agar tinjauan pustaka yang anda sajikan tidak melebar dan memenuhi syarat makalah.
2. Data. Bagian ini biasanya optional kalaupun ada sebaiknya di masukkan karena data ini bisa mendukung kebenaran penulisan makalah anda.
3. Kesimpulan
Setelah isi makalah terpenuhi saatnya kita membuat kesimpulan yang masih bisa lagi di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:
1. Metodologi Penelitian. Pada sub ini anda harus menuliskan metodologi penelitian. Bahasa mudahnya metodologi penelitian adalah metode/cara yang anda gunakan untuk mengumpulkan informasi/data yang anda masukkan kedalam makalah anda. Ada beberapa jenis metodologi contohnya: Historis, Deskriptif, Perkembangan, Kasus dan penelitian lapangan, Korelasional, Ekperimental, Tindakan, dan lain-lain.
2. Pembahasan. Sub ini biasanya optional, berbeda kalau anda merasa perlu atau terpaksa menulis tentang pembahasan (biasanya tugas kuliah).
3. Kesimpulan. Cukup tuliskan kesimpulan dari makalah yang anda tulis.
4. Kritik dan Saran. Pada sub ini anda harus menulis kritik dan saran, selain kedua hal itu anda bisa menuliskan solusi/cara penyelesaian yang terbaik menurut anda.
5. Daftar Pustaka. Tuliskan semua sumber penulisan anda disini (seperti credit/copyright).
6. Lembar Pengesahan. Optional, biasanya tidak di perlukan.
Sumber referensi : http://jadusarae.blogspot.com/2011/07/cara-membuat-makalah-format-penulisan.html
Pengertian Sistem Informasi
Menurut John F. Nash (1995:8) yang diterjemahkan oleh La Midjan dan Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah :
Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Menurut Henry Lucas (1988:35) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M, menyatakan bahwa sistem Informasi adalah :
Sistem Informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.
Menurut John F.Nash dan Martil B.Robert (1988:35) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M, menyatakan bahwa :
Sistem Informasi adalah kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi pentingm, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal.
Dari ketiga pengertian sitem informasi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen, operasi perusahaan dari hari ke hari dan informasi yang layak untuk pihak luar perusahaan. Selain itu pengertian sistem informasi menurut Rommey (1997:16) yang dialihbahasakan oleh Krismiaji (2002; 12) adalah sebagai berikut :
Sistem Informasi adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Tujuan Sistem Informasi :
1. Menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen
2. Membantu petugas didalam melaksanakan operasi perusahaan dari hari ke hari
3. Menyediakan info
Sumber referensi : http://ridwaniskandar.files.wordpress.com/2009/05/52-pengertian-sistem-informasi.pdf
Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Menurut Henry Lucas (1988:35) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M, menyatakan bahwa sistem Informasi adalah :
Sistem Informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.
Menurut John F.Nash dan Martil B.Robert (1988:35) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M, menyatakan bahwa :
Sistem Informasi adalah kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi pentingm, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal.
Dari ketiga pengertian sitem informasi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen, operasi perusahaan dari hari ke hari dan informasi yang layak untuk pihak luar perusahaan. Selain itu pengertian sistem informasi menurut Rommey (1997:16) yang dialihbahasakan oleh Krismiaji (2002; 12) adalah sebagai berikut :
Sistem Informasi adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Tujuan Sistem Informasi :
1. Menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen
2. Membantu petugas didalam melaksanakan operasi perusahaan dari hari ke hari
3. Menyediakan info
Sumber referensi : http://ridwaniskandar.files.wordpress.com/2009/05/52-pengertian-sistem-informasi.pdf
Sabtu, 10 Desember 2011
TUGAS MAKALAH
MAKALAH BAHASA INDONESIA
TEKNOLOGI 4G
Nama Kelompok :
1. Cony Maulina (11109316)
2. Elis Synthia (13109744)
3. Kiki Rukiyah (12109421)
4. Marina Miranti (14109262)
5. Raesita (15109441)
6. Risa Rosdianawati (11109387)
Kelas : 3KA10
UNIVERSITAS GUNADARMA
2011
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul “TEKNOLOGI 4G”, yang mana makalah ini disususn bertujuan untuk memenuhi tugas Arsitektur dan Organisasi Komputer dalam menempuh pendidikan di Sekolah Teknologi Ilmu Management Informatika dan Komputer Asia Malang.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbtasan dalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan pembaca.
Demikian makalah ini penulis susun, apabila ada kata- kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesarbesarnya.
Depok, 9 Desember 2011
Penulis
DAFTAR ISI
Cover…………………………………………………………………………... i
Kata Pengantar ...................................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 2
2.1. Artikel…………............................................................................................. 2
2.2. Pendapat para ahli........................................................................................... 3
2.3. Kelebihan dan kekurangan............................................................................. 5
2.3.1. Kelebihan........................................................................................ 5
2.3.2. Kekurangan……............................................................................. 5
BAB III PENUTUP............................................................................................. 6
3.1. Kesimpulan……………………………………………………….. 6
3.2. Saran……………………………………………………………… 6
Daftar Pustaka………………………………………………………………… 7
BAB I
PENDAHULUAN
Pekembangan teknologi saat ini bagitu cepat, salah satunya adalah munculnya Teknologi 4G yang merupakan perangkat teknologi komunikasi mobile yang sebentar lagi akan berkompetisi dengan teknologi 3G. Ciri teknologi ini yaitu seluruh jaringannya akan berbasis IP .
Dewasa ini perkembangan teknologi semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia hanya bisa mengikutin perkembangan teknologi yang akan terus terjadi di masa yang akan datang, dan mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan teknologi.
Mungkin masih banyak teknologi yang sudah berkembang saat ini. Tapi kami selaku penulis akan mencoba membahas tentang teknologi 4G, agar kita mengetahui apa keunggulan dari teknologi ini di banding dengan teknologi lainnya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. ARTIKEL
TEKNOLOGI 4G
Teknologi 4G | Perangkat teknologi komunikasi mobile yang sedang trend saat ini adalah teknologi 3G. namun tahukahanda, bahwa teknologi ini sebentar lagi harus berkompetisi dengan teknologi 4G.
Salah satu ciri khasi teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akanberbasis IP. Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet teleponmenggunakan Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). SIPmenjadi standar yang ‘open’ sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil‘source code’, dan mengimplementasikannya secara langsung secara gratis. Contoh yang nyata dari implementasi sentral telepon 4G ini adalah VoIP Rakyat.
Bila teknologi ini telah diimplementasikan, maka bukan ponsel-ponsel berbasisGSM dengan fitur 3G yang akan populer. Namun penggunaan laptop-laptop yangtelah dilengkapi wi-fi dan softphone (skype, x-lite, dan sjphone) akan lebihoptimal. Bagi pengguna PDA yang sudah dilengkapi wi-fi, PDA dapat digunakansebagai Pre-4G phone. Softphone yang bisa digunakan untuk PDA jenis ini adalahsjphone untuk PPC. IPAQ versi 69 sudah dapat digunakan untuk keperluan pre-4Gini.
Perangkat-perangkat mobile lain yang mendukung Push-To-Talk dan SIP dapat jugadigunakan untuk keperluan berkomunikasi dengan teknologi Pre-4G ini. Selain berbasis IP, teknologi 4G ini memiliki ciri khas bahwa ponsel ini masihakan berfungsi dengan baik bila penggunannya berkomunikasi dengan menggunakanpiranti 4G di dalam kendaraan dengan kecepatan 150 Km/jam dengan kecepatantransfer mencapai 54 Mbps.
Wimax (IEEE802.16e) adalah teknologi wireless yang akan sangat menunjangpenggunaan teknologi 4G ini. Dengan cakupannya yang luas, Wimax memungkinkanperangkat dibawa dalam keadaan bergerak dengan kecepatan 150-200 km/jam sambilmelakukan transfer data dengan kecepatan 54 Mbps.
Dengan bebasnya frekuensi 2.4GHz yang juga merupakan cakupan operasi wimax,aktivitas operasional Wimax akan menjadi sangat murah. Dengan perangkattersebut, teknologi 3G akan tertinggal. Sehingga kita tidak perlu lagi tergiuriklan 3G. Yang pasti, hal yang perlu kita lakukan adalah mengkonsentrasikandiri pada teknologi 4G yang jelas-jelas opensource. Sehingga bangsa kitaterlepas dari jajahan.
2.2. Pendapat Para Ahli Tentang Teknologi komunikasi:
Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan.
Jacques Ellul (1967) Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software ).
Gary J. Anglin (1991) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Yusufhadi Miarso (2004) .mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004).
Rogers (1986) Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan keras, struktur organisasi,dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan, memperoses terjadinya pertukaran informasi dengan individu lain.
Robert I. Mathis dan Jhon H. Jackson (2004) Perkembangan dan evolusi telekomunikasi dan teknologi yang membantu pengiriman informasi yang cepat. Teknologi komunikasi seperti satelit telah menghadirkan televisi dan layanan telepon nirkabel ke desa-desa terpencil di Afrika, India, China, dan Amerika Latin. Pertumbuhan pengunaan internet di seluruh dunia telah menjadikan orang-orang dan perusahaan-perusahan dapat dengan mudah berkomunikasi dan memiliki akses data dalam jumlah yang sangat besar.
Eric Deeson (1991) Kebutuhan manusia di dalam mengambil dan memindahkan, mengolah dan memproses informasi dalam kontek sisial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan bagaimana implikasinya agar dapat menguntungkann secara individual dan masyarakat secara lebih khusus.
Jaques Ellul (1967) Keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki cara efiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia.
Iskandar Alisyahbana (1980) cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia.
Ely (1982) Teknologi mencakup sistem-sistem komunikasi satelit, kabel interaktif dua arah, komputer dan vidio disk serta vidio cassete.
Richard Weiner (1996) Pemerosesan, pengelolahan dan penyebaran data oleh kombinasi komputer dan telekomunikasi.
2.3. Kelebihan dan Kekurangan dari artikel yang berjudul Teknologi 4G
2.3.1. Kelebihannya adalah :
Artikelnya menambah wawasan.
Artikelnya tersusun dengan rapi.
Artikelnya menarik dan mudah dimengerti.
2.3.2. Kelemahannya adalah :
Ada pemilihan kata yang tidak sesuai.
Ada beberapa kesalahan pada penulisan, seperti :
1. Kurangnya tanda spasi pada kalimat.
2. Kata-kata asing seharusnya di cetak miring.
3. Pemberian kutip tunggal (‘) pada suatu kata yang dianggap penting seharusnya menggunakan kutip dua (“).
4. Session Initiation Protocol (SIP) seharusnya ditulis miring menjadi Session Initiation Protocol (SIP).
5. Terdapat kalimat yang tidak menggunakan huruf kapital setelah tanda titik.
6. Adanya pemborosan kata.
7. Memberi spasi antara kata yang dihubungkan dengan tanda garis miring (/).
8. Memberi tanda spasi setelah kata yang diberi tanda koma (,).
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Teknologi berkembang dengan pesat. Kemajuannya sesungguhnya tergantung pada manusia itu sendiri. Seandainya manusia enggan untuk mengembangkan teknologi, tak mungkin ada kemajuan teknologi. Dengan demikian, kesempatan untuk memperoleh kemudahan dan kesejahteraan yang dapat dicapai dengan bantuan teknologi, yang dimanfaatkan dengan cara yang benar.
Seluruh aspek kehidupan seperti bidang sosial, politik, dan ekonomi, telah bersentuhan dengan teknologi. Dalam bidang sosial, teknologi telah mempercepat terjadinya komunikasi dan mampu mempererat hubungan manusia dari berbagai belahan dunia dengan menggunakan perangkat keras seperti.
3.2. Saran
1. Pada artikel ini terdapat beberapa kata yang menggunakan bahasa asing. seharusnya kata dari bahasa asing dicetak miring. Dalam penulisan diusahakan menggunakan bahasa Indonesia, jika tidak ditemukan kata yang susai kita boleh menggunakan kata-kata dari bahasa asing tapi jangan lupa dicetak miring pada kata tersebut atau memberi garis bawah jika kita menggunakan mesin tik.
2. Lebih teliti lagi dalam pemilihan kata-kata agar pembaca dapat lebih mudah mengerti isi dari artikel yang dibuat dan lebih teliti dalam penggunaan tanda hubung.
DAFTAR PUSTAKA
infokomputer, Onno W. Purbo
http://firanandhita.blogspot.com/2010/03/pendapat-para-ahli-terhadap.html
TEKNOLOGI 4G
Nama Kelompok :
1. Cony Maulina (11109316)
2. Elis Synthia (13109744)
3. Kiki Rukiyah (12109421)
4. Marina Miranti (14109262)
5. Raesita (15109441)
6. Risa Rosdianawati (11109387)
Kelas : 3KA10
UNIVERSITAS GUNADARMA
2011
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul “TEKNOLOGI 4G”, yang mana makalah ini disususn bertujuan untuk memenuhi tugas Arsitektur dan Organisasi Komputer dalam menempuh pendidikan di Sekolah Teknologi Ilmu Management Informatika dan Komputer Asia Malang.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbtasan dalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan pembaca.
Demikian makalah ini penulis susun, apabila ada kata- kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesarbesarnya.
Depok, 9 Desember 2011
Penulis
DAFTAR ISI
Cover…………………………………………………………………………... i
Kata Pengantar ...................................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................... 2
2.1. Artikel…………............................................................................................. 2
2.2. Pendapat para ahli........................................................................................... 3
2.3. Kelebihan dan kekurangan............................................................................. 5
2.3.1. Kelebihan........................................................................................ 5
2.3.2. Kekurangan……............................................................................. 5
BAB III PENUTUP............................................................................................. 6
3.1. Kesimpulan……………………………………………………….. 6
3.2. Saran……………………………………………………………… 6
Daftar Pustaka………………………………………………………………… 7
BAB I
PENDAHULUAN
Pekembangan teknologi saat ini bagitu cepat, salah satunya adalah munculnya Teknologi 4G yang merupakan perangkat teknologi komunikasi mobile yang sebentar lagi akan berkompetisi dengan teknologi 3G. Ciri teknologi ini yaitu seluruh jaringannya akan berbasis IP .
Dewasa ini perkembangan teknologi semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai manusia hanya bisa mengikutin perkembangan teknologi yang akan terus terjadi di masa yang akan datang, dan mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan teknologi.
Mungkin masih banyak teknologi yang sudah berkembang saat ini. Tapi kami selaku penulis akan mencoba membahas tentang teknologi 4G, agar kita mengetahui apa keunggulan dari teknologi ini di banding dengan teknologi lainnya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. ARTIKEL
TEKNOLOGI 4G
Teknologi 4G | Perangkat teknologi komunikasi mobile yang sedang trend saat ini adalah teknologi 3G. namun tahukahanda, bahwa teknologi ini sebentar lagi harus berkompetisi dengan teknologi 4G.
Salah satu ciri khasi teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akanberbasis IP. Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet teleponmenggunakan Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). SIPmenjadi standar yang ‘open’ sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil‘source code’, dan mengimplementasikannya secara langsung secara gratis. Contoh yang nyata dari implementasi sentral telepon 4G ini adalah VoIP Rakyat.
Bila teknologi ini telah diimplementasikan, maka bukan ponsel-ponsel berbasisGSM dengan fitur 3G yang akan populer. Namun penggunaan laptop-laptop yangtelah dilengkapi wi-fi dan softphone (skype, x-lite, dan sjphone) akan lebihoptimal. Bagi pengguna PDA yang sudah dilengkapi wi-fi, PDA dapat digunakansebagai Pre-4G phone. Softphone yang bisa digunakan untuk PDA jenis ini adalahsjphone untuk PPC. IPAQ versi 69 sudah dapat digunakan untuk keperluan pre-4Gini.
Perangkat-perangkat mobile lain yang mendukung Push-To-Talk dan SIP dapat jugadigunakan untuk keperluan berkomunikasi dengan teknologi Pre-4G ini. Selain berbasis IP, teknologi 4G ini memiliki ciri khas bahwa ponsel ini masihakan berfungsi dengan baik bila penggunannya berkomunikasi dengan menggunakanpiranti 4G di dalam kendaraan dengan kecepatan 150 Km/jam dengan kecepatantransfer mencapai 54 Mbps.
Wimax (IEEE802.16e) adalah teknologi wireless yang akan sangat menunjangpenggunaan teknologi 4G ini. Dengan cakupannya yang luas, Wimax memungkinkanperangkat dibawa dalam keadaan bergerak dengan kecepatan 150-200 km/jam sambilmelakukan transfer data dengan kecepatan 54 Mbps.
Dengan bebasnya frekuensi 2.4GHz yang juga merupakan cakupan operasi wimax,aktivitas operasional Wimax akan menjadi sangat murah. Dengan perangkattersebut, teknologi 3G akan tertinggal. Sehingga kita tidak perlu lagi tergiuriklan 3G. Yang pasti, hal yang perlu kita lakukan adalah mengkonsentrasikandiri pada teknologi 4G yang jelas-jelas opensource. Sehingga bangsa kitaterlepas dari jajahan.
2.2. Pendapat Para Ahli Tentang Teknologi komunikasi:
Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan.
Jacques Ellul (1967) Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software ).
Gary J. Anglin (1991) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Yusufhadi Miarso (2004) .mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004).
Rogers (1986) Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan keras, struktur organisasi,dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan, memperoses terjadinya pertukaran informasi dengan individu lain.
Robert I. Mathis dan Jhon H. Jackson (2004) Perkembangan dan evolusi telekomunikasi dan teknologi yang membantu pengiriman informasi yang cepat. Teknologi komunikasi seperti satelit telah menghadirkan televisi dan layanan telepon nirkabel ke desa-desa terpencil di Afrika, India, China, dan Amerika Latin. Pertumbuhan pengunaan internet di seluruh dunia telah menjadikan orang-orang dan perusahaan-perusahan dapat dengan mudah berkomunikasi dan memiliki akses data dalam jumlah yang sangat besar.
Eric Deeson (1991) Kebutuhan manusia di dalam mengambil dan memindahkan, mengolah dan memproses informasi dalam kontek sisial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan bagaimana implikasinya agar dapat menguntungkann secara individual dan masyarakat secara lebih khusus.
Jaques Ellul (1967) Keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki cara efiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia.
Iskandar Alisyahbana (1980) cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia.
Ely (1982) Teknologi mencakup sistem-sistem komunikasi satelit, kabel interaktif dua arah, komputer dan vidio disk serta vidio cassete.
Richard Weiner (1996) Pemerosesan, pengelolahan dan penyebaran data oleh kombinasi komputer dan telekomunikasi.
2.3. Kelebihan dan Kekurangan dari artikel yang berjudul Teknologi 4G
2.3.1. Kelebihannya adalah :
Artikelnya menambah wawasan.
Artikelnya tersusun dengan rapi.
Artikelnya menarik dan mudah dimengerti.
2.3.2. Kelemahannya adalah :
Ada pemilihan kata yang tidak sesuai.
Ada beberapa kesalahan pada penulisan, seperti :
1. Kurangnya tanda spasi pada kalimat.
2. Kata-kata asing seharusnya di cetak miring.
3. Pemberian kutip tunggal (‘) pada suatu kata yang dianggap penting seharusnya menggunakan kutip dua (“).
4. Session Initiation Protocol (SIP) seharusnya ditulis miring menjadi Session Initiation Protocol (SIP).
5. Terdapat kalimat yang tidak menggunakan huruf kapital setelah tanda titik.
6. Adanya pemborosan kata.
7. Memberi spasi antara kata yang dihubungkan dengan tanda garis miring (/).
8. Memberi tanda spasi setelah kata yang diberi tanda koma (,).
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Teknologi berkembang dengan pesat. Kemajuannya sesungguhnya tergantung pada manusia itu sendiri. Seandainya manusia enggan untuk mengembangkan teknologi, tak mungkin ada kemajuan teknologi. Dengan demikian, kesempatan untuk memperoleh kemudahan dan kesejahteraan yang dapat dicapai dengan bantuan teknologi, yang dimanfaatkan dengan cara yang benar.
Seluruh aspek kehidupan seperti bidang sosial, politik, dan ekonomi, telah bersentuhan dengan teknologi. Dalam bidang sosial, teknologi telah mempercepat terjadinya komunikasi dan mampu mempererat hubungan manusia dari berbagai belahan dunia dengan menggunakan perangkat keras seperti.
3.2. Saran
1. Pada artikel ini terdapat beberapa kata yang menggunakan bahasa asing. seharusnya kata dari bahasa asing dicetak miring. Dalam penulisan diusahakan menggunakan bahasa Indonesia, jika tidak ditemukan kata yang susai kita boleh menggunakan kata-kata dari bahasa asing tapi jangan lupa dicetak miring pada kata tersebut atau memberi garis bawah jika kita menggunakan mesin tik.
2. Lebih teliti lagi dalam pemilihan kata-kata agar pembaca dapat lebih mudah mengerti isi dari artikel yang dibuat dan lebih teliti dalam penggunaan tanda hubung.
DAFTAR PUSTAKA
infokomputer, Onno W. Purbo
http://firanandhita.blogspot.com/2010/03/pendapat-para-ahli-terhadap.html
Sabtu, 15 Oktober 2011
Analisa Artikel
Berikut ini adalah artikel yang kami analisa.
Kelebihan dan Kekurangan dari artikel yang berjudul manajemen system informasi pendidikan.
Kelebihannya adalah :
• Artikelnya menambah wawasan.
• Artikelnya tersusun dengan rapi.
• Artikelnya menarik dan mudah dimengerti.
Kelemahannya adalah :
• Ada pemilihan kata yang tidak seuai.
• Ada beberapa kesalahan pada penulisan, seperti :
1. Ketrampilan seharusnya ditulis keterampilan.
2. Di dapat seharusnya ditulis tanpa spasi menjadi didapat.
3. Sedang bentuk, seharusnya ditulis menjadi sedangkan bentuk.
4. Di ambil seharusnya ditulis tanpa spasi menjadi diambil.
5. Standarisasi seharusnya ditulis standardisasi.
6. Salah satu kalimanya ada yang tidak menggunakan huruf kapital setelah tanda titik.
7. Menggunakan garis miring pada kata Madsarah Ibtidaiyah, Madrasah tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
8. Memberi spasi antara kata yang dihubungkan dengan tanda garis miring (/).
9. Tidak menggunakan garis miring pada kata yang berasal dari bahasa asing yaitu networking, link, net dan server.
10. Kurang tanda koma(,) sebelum Atmosudirdjo (1986:158) pada kalimat “Manajemen yang secara umum artinya pengendalian dan pemanfaatan semua faktor dan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta (objective) atau tujuan-tujuan tertentu Atmosudirdjo (1986:158)“, hal ini membuat pembaca bingung karena tidak ada pemisahnya.
11. Pada kalimat “Menurut UU No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara”, tidak jelas apa yang dijelaskan, seharusnya setelah UU No.20 tahun 2003 ditulis apa yang akan dijelaskan.
12. Ada beberapa kata yang menggunakan huruf kapital di tengah kalimat.
Saran dari kami
1. Pada artikel ini terdapat beberapa kata yang menggunakan bahasa asing. Sebagian tidak diberi garis miring, seharusnya kata dari bahasa asing diberi garis miring. Dalam penulisan diusahakan menggunakan bahasa Indonesia, jika tidak ditemukan kata yang susai kita boleh menggunakan kata-kata dari bahasa asing tapi jangan lupa menggunakan garis miring pada kata tersebut atau member garis bawah jika kita menggunakan mesin tik.
2. Lebih teliti lagi dalam pemilihan kata-kata agar pembaca dapat lebih mudah mengerti isi dari artikel yang dibuat dan lebih teliti dalam penggunaan tanda hubung.
Sekian analisa dari kelompok kami, Jika ada kata yang menyinggung kami mohon maaf. Terima kasih.
Kelebihan dan Kekurangan dari artikel yang berjudul manajemen system informasi pendidikan.
Kelebihannya adalah :
• Artikelnya menambah wawasan.
• Artikelnya tersusun dengan rapi.
• Artikelnya menarik dan mudah dimengerti.
Kelemahannya adalah :
• Ada pemilihan kata yang tidak seuai.
• Ada beberapa kesalahan pada penulisan, seperti :
1. Ketrampilan seharusnya ditulis keterampilan.
2. Di dapat seharusnya ditulis tanpa spasi menjadi didapat.
3. Sedang bentuk, seharusnya ditulis menjadi sedangkan bentuk.
4. Di ambil seharusnya ditulis tanpa spasi menjadi diambil.
5. Standarisasi seharusnya ditulis standardisasi.
6. Salah satu kalimanya ada yang tidak menggunakan huruf kapital setelah tanda titik.
7. Menggunakan garis miring pada kata Madsarah Ibtidaiyah, Madrasah tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
8. Memberi spasi antara kata yang dihubungkan dengan tanda garis miring (/).
9. Tidak menggunakan garis miring pada kata yang berasal dari bahasa asing yaitu networking, link, net dan server.
10. Kurang tanda koma(,) sebelum Atmosudirdjo (1986:158) pada kalimat “Manajemen yang secara umum artinya pengendalian dan pemanfaatan semua faktor dan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta (objective) atau tujuan-tujuan tertentu Atmosudirdjo (1986:158)“, hal ini membuat pembaca bingung karena tidak ada pemisahnya.
11. Pada kalimat “Menurut UU No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara”, tidak jelas apa yang dijelaskan, seharusnya setelah UU No.20 tahun 2003 ditulis apa yang akan dijelaskan.
12. Ada beberapa kata yang menggunakan huruf kapital di tengah kalimat.
Saran dari kami
1. Pada artikel ini terdapat beberapa kata yang menggunakan bahasa asing. Sebagian tidak diberi garis miring, seharusnya kata dari bahasa asing diberi garis miring. Dalam penulisan diusahakan menggunakan bahasa Indonesia, jika tidak ditemukan kata yang susai kita boleh menggunakan kata-kata dari bahasa asing tapi jangan lupa menggunakan garis miring pada kata tersebut atau member garis bawah jika kita menggunakan mesin tik.
2. Lebih teliti lagi dalam pemilihan kata-kata agar pembaca dapat lebih mudah mengerti isi dari artikel yang dibuat dan lebih teliti dalam penggunaan tanda hubung.
Sekian analisa dari kelompok kami, Jika ada kata yang menyinggung kami mohon maaf. Terima kasih.
Kamis, 19 Mei 2011
Permintaan SDM
Sebab-sebab Permintaan SDM
1. Faktor internal sebagai sebab permintaan SDM
Faktor internal adalah kondisi persiapan dan kesiapan SDM sebuah organisasi/perusahaan dalam melakukan operasional bisnis pada masa sekarang dan untuk mengantisipasi perkembangannya dimasa depan. Dengan kata lain faktor internal adalah alasan permintaan SDM, yang bersumber dari kekurangan SDM didalam organisasi/perusahaan yang melaksanakan bisnisnya, yang menyebabkan diperlukan penambahan jumlah SDM. Alasan ini terdiri dari:
Faktor Rencana Strategik dan rencana operasional
Faktor prediksi produk dan penjualan
Faktor pembiayaan (cost) SDM
Faktor pembukaan bisnis baru (pengembangan bisnis)
Faktor desain Organisasi dan Desain Pekerjaan
Faktor keterbukaan dan keikutsertaan manajer
2. Faktor eksternal sebagai sebab permintaan SDM
Faktor eksternal adalah kondisi lingkungan bisnis yang berada diluar kendali perusahaan yang berpengaruh pada rencana strategic dan rencana operasional, sehingga langsung atau tidak langsung berpengaruh pada perencanaan SDM. Faktor eksternal tersebut pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai sebab atau alasan permintaan SDM dilingkungan sebuah organisasi/perusahaan. Sebab atau alasan terdiri dari:
Faktor Ekonomi Nasional dan Internasional (Global)
Faktor Sosial, Politik dan Hukum
Faktor Teknologi
Faktor Pasar Tenaga Kerja dan Pesaing
3. Faktor Ketenagakerjaan
Faktor ini adalah kondisi tenaga kerja (SDM) yang dimiliki perusahaan sekarang dan prediksinya dimasa depan yang berpengaruh pada permintaan tenaga kerja baru. Kondisi tersebut dapat diketahui dari hasil audit SDM dan Sistem Informasi SDM (SISDM) sebagai bagian dari Sistem Informasi manajemen (SIM) sebuah organisasi/perusahaan. Beberapa dari faktor ini adalah:
a. Jumlah, waktu dan kualifikasi SDM yang pensiun, yang harus dimasukan dalam prediksi kebutuhan SDM sebagai pekerjaan/jabatan kosong yang harus dicari penggantinya.
Prediksi jumlah dan kualifikasi SDM yang akan berhenti/keluar dan PHK sesuai dengan Kesepakatan Kerja Bersama(KKB) atau kontrak kerja, yang harud diprediksi calon penggantinya untuk mengisi kekosongan pada waktu yang tepat, baik yang bersumber internal maupun eksternal
1. Faktor internal sebagai sebab permintaan SDM
Faktor internal adalah kondisi persiapan dan kesiapan SDM sebuah organisasi/perusahaan dalam melakukan operasional bisnis pada masa sekarang dan untuk mengantisipasi perkembangannya dimasa depan. Dengan kata lain faktor internal adalah alasan permintaan SDM, yang bersumber dari kekurangan SDM didalam organisasi/perusahaan yang melaksanakan bisnisnya, yang menyebabkan diperlukan penambahan jumlah SDM. Alasan ini terdiri dari:
Faktor Rencana Strategik dan rencana operasional
Faktor prediksi produk dan penjualan
Faktor pembiayaan (cost) SDM
Faktor pembukaan bisnis baru (pengembangan bisnis)
Faktor desain Organisasi dan Desain Pekerjaan
Faktor keterbukaan dan keikutsertaan manajer
2. Faktor eksternal sebagai sebab permintaan SDM
Faktor eksternal adalah kondisi lingkungan bisnis yang berada diluar kendali perusahaan yang berpengaruh pada rencana strategic dan rencana operasional, sehingga langsung atau tidak langsung berpengaruh pada perencanaan SDM. Faktor eksternal tersebut pada dasarnya dapat dikategorikan sebagai sebab atau alasan permintaan SDM dilingkungan sebuah organisasi/perusahaan. Sebab atau alasan terdiri dari:
Faktor Ekonomi Nasional dan Internasional (Global)
Faktor Sosial, Politik dan Hukum
Faktor Teknologi
Faktor Pasar Tenaga Kerja dan Pesaing
3. Faktor Ketenagakerjaan
Faktor ini adalah kondisi tenaga kerja (SDM) yang dimiliki perusahaan sekarang dan prediksinya dimasa depan yang berpengaruh pada permintaan tenaga kerja baru. Kondisi tersebut dapat diketahui dari hasil audit SDM dan Sistem Informasi SDM (SISDM) sebagai bagian dari Sistem Informasi manajemen (SIM) sebuah organisasi/perusahaan. Beberapa dari faktor ini adalah:
a. Jumlah, waktu dan kualifikasi SDM yang pensiun, yang harus dimasukan dalam prediksi kebutuhan SDM sebagai pekerjaan/jabatan kosong yang harus dicari penggantinya.
Prediksi jumlah dan kualifikasi SDM yang akan berhenti/keluar dan PHK sesuai dengan Kesepakatan Kerja Bersama(KKB) atau kontrak kerja, yang harud diprediksi calon penggantinya untuk mengisi kekosongan pada waktu yang tepat, baik yang bersumber internal maupun eksternal
Langganan:
Postingan (Atom)